Rangkuman Mikro Ekonomi, Samuelson-Nordhaus Bab1
A. Pendahuluan
- Apa itu ilmu ekonomi? Ilmu ekonomi adalah kajian mengenai bagaimana masyarakat memilih untuk menggunakan sumber daya produksi yang langka di antara berbagai alternatif kegunaannya, untuk memproduksi berbagai jenis komoditi, dan mendistribusikannya di antara berbagai kelompok. Kita mempelajari ilmu ekonomi untuk memahami bukan hanya dunia yang kita tinggali ini tetapi juga sejumlah besar dunia potensial yang terus menerus dikemukakan oleh para reformator kepada kita.
- Barang-barang menjadi langka karena orang menginginkan jauh lebih banyak dari pada yang dapat diproduksi oleh perekonomian. Barang-barang ekonomis itu langka, tidak gratis, dan masyarakat harus memilih di antara barang-barang yang terbatas yang dapat dihasilkan dengan sumber daya yang tersedia.
- Ekonomi mikro berkaitan dengan perilaku entitas individual seperti pasar, perusahaan, dan rumah tangga. Makroekonomi mengamati kinerja perekonomian secara keseluruhan. Lewat ilmu ekonomi, maka waspadalah terhadap kekeliruan komposisi dan kekeliruan post hoc, dan jangan lupa mempertahankan hal-hal lain tetap konstan.
B. Tiga Masalah Organisasi Ekonomi
- Setiap masyarakat harus menjawab tiga pertanyaan mendasar: apa, bagaimana, dan untuk siapa? Apa jenis dan dalam jumlah berapa barang dan jasa yang diproduksi di antara semua kemungkinan pilihan. Bagaimana sumber daya digunakan untuk menghasilkan barang-barang ini? dan untuk siapa barang-barang ini dihasilkan (yaitu, bagaimanakah distribusi pendapatan dan konsumsi di antara berbagai individu dan golongan yang berbeda)?
- Masyarakat menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dalam cara yang berbeda. Bentuk organisasi perekonomian yang paling penting saat ini adalah Perekonomian Terpimpin dan Perekonomian Pasar, Perekonomian Terpimpin diarahkan oleh kendali pemerintah secara terpusat; Perekonomian Pasar dipandu secara informal oleh sistem harga dan keuntungan yang didalamnya sebagian besar keputusan dibuat oleh individu dan perusahaan swasta. Pada semua masyarakat biasanya terdapat kombinasi unsur terpimpin dan pasar; semua masyarakat adalah perekonomian campuran
C. Kemungkinan Teknologi Masyarakat
- Dengan sumber daya dan teknologi yang ada, pilihan-pilihan produksi diantara dua barang seperti mentega dan senjata dapat diikhtisarkan dalam Batas Kemungkinan Produksi (Production Possiility Frontier), atau PPF. PPF menunjukkan trade off produksi satu jenis barang (seperti senjata) dengan produksi barang lain (seperti mentega). Dalam dunia kelangkaan, memilih satu hal berarti mengorbankan hal yang lain. Nilai barang atau jasa yang tidak dilaksanakan itu adalah opportunity cost.
- Efisiensi produksi terjadi ketika produksi suatu barang tidak dapat ditingkatkan tanpa mengurangi produksi barang lain. Hal ini digambarkan dengan PPF. Ketika suatu perekonomian berada pada PPF-nya perekonomian itu dapat menghasilkan lebih banyak barang hanya jika mengurangi produksi barang yang lain.
- Batas kemungkinan produksi menggambarkan banyak ekonomi mendorong batas ke arah luar; bagaimana suatu Negara memilih relatif lebih sedikit makanan dan barang kebutuhan lain saat sedang berkembang, bagaimana sebuah Negara memilih antara barang konsumsi dan barang modal yang mempertinggi konsumsi dimasa depan
- Masyarakat suatu waktu berada di bagian dalam batas kemungkinan produksi mereka. Ketika pengangguran tinggi atau ketika revolusi atau peraturan pemerintah yang tidak efisien menghambat kegiatan perekonomiam, maka perekonomian tidak efisien dan beroperasi di bagian dalam PPF-nya.
Diambil dari buku Paul A. Samuelson dan William D. Nordhaus, Ilmu Mikro Ekonomi (Microeconomics), Edisi 17, Penerbit PT Media Global Edukasi, 2003.
Cari Artikel Yang Berhubungan:














December 27th, 2008 at 6:47 pm
waaah jadi juga blog si akan satu ini,,,,
selamat dan sukses menempuh hidup baru… *naon tah*
sorry koment teu nyambung